Sabtu, 12 September 2009

BAB I

1.1 Latar belakang

Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang merupakan proyek milik Universitas Negeri Malang. Proyek ini dimaksudkan untuk mendukung seluruh kegiatan belajar mengajar dan sebagai wadah untuk praktek lapangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Malang. Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang ini diharapkan oleh pemilik untuk secepatnya diselesaikan.

Percepatan waktu pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang sangat diperlukan, agar program belajar mengajar di Universitas Negeri Malang khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan dapat berjalan dengan lancar. Hal ini bertujuan untuk lebih memfokuskan dan memfasilitasi mahasiswa untuk lebih mudah memahami mata kuliah mengingat gedung kuliah Fakultas Ilmu Pendidikan ini memiliki suatu lapangan tersendiri di dalam ruangan. Dengan adanya Gedung milik Fakultas Ilmu Pendidikan ini, maka kegiatan yang dimiliki akan lebih privasi dari fakultas lain.

Dengan adanya percepatan waktu pelaksanaan proyek, ada beberapa hal yang tidak dapat dihindari. Hal-hal tersebut diantaranya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek tersebut. Sebab dengan adanya percepatan maka ada beberapa pertimbangnan-pertimbangan seperti metode pelaksanaan, penambahan jumlah tenaga kerja, penamambahan jumlah peralatan dan kerja lembur.

1.2 Permasalahan

Berdasarkan latar belakang masalah diatas permasalahan yang ingin diangkat oleh penyusun dalam laporan akhir ini adalah :

  1. Berapa besarnya biaya tambahan akibat perubahan pelaksanaan, penambahan jumlah tenaga kerja, penambahan jumlah peralatan dan penambahan jam. Yang dihitung pada tiap-tiap item yang digunakan untuk percepatan.
  2. Berapa biaya total setelah terjadi percepatan dengan merubah metode pelaksanaan yang semula tidak ada shif malam.
  3. Berapa lama waktu penyelesaian proyek akibat diadakannya penambahan jam kerja shif malam.
  4. Bagaimana perbandingan antara pelaksanaan dengan menggunkanan shift malam dan lembur kerja ditinjau dari biaya pekerjaannya.

1.3 Batasan Masalah

  1. Perubahan biaya langsung yang diperlukan akibat percepatan waktu pelaksanaan pada tiap-tiap item pekerjaan dan jumlah peralatan.
  2. Perhitungan harga bahan dan upah menggunakan harga bahan dan upah tahun anggaran 2007 kab. Malang.
  3. Percepatan dilakukan dengan mengganti pelaksanaan dengan menggunakan shif malam dan menambah jumlah peralatan penunjang pekerjaan dan digunakan PDM sebagai metode percepatannya.
  4. Cara perhitungan upah kerja lembur menurut Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja No: kep‑72/men/84 tentang dasar perhitungan upah lembur

1.4 Tujuan

1. Mengetahui biaya tambahan proyek akibat perubahan cara pengerjaan proyek

2. Mengetahui besarnya biaya total proyek setelah terjadi perubahan cara pengerjaan proyek

3. Mengetahui waktu pelaksanaa akibat penggunaan cara pengerjaan proyek

4. Mengetahui perbedaan antara pelaksanaan dengan menggunkanan shift malam dan lembur kerja ditinjau dari biaya pekerjaannya

1.5 Manfaat

Dari hasil laporan akhir ini diharapkan agar mengetahui cara melakukan percepatan, menghitung biaya setelah dilakukan percepatan, melakukan penjadwalan akibat percepatan. Dalam melaksanakan pembangunan harus sesuai dengan metode pelaksanaan agar dihasilkan mutu yang baik serta biaya yang ekonomis.

1.6 Sistematika Penulisan

Percepatan waktu pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang sangat diperlukan, namun dengan adanya percepatan tersebut terdapat berbagai permasalahan diantaranya biaya, tenaga kerja dan peralatan yang dibutuhkan agar dapat mendukung proses percepatan. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini diberikan batasan-batasan agar pembahasan tetap pada judul yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam Tugas Akhir mengenai Percepatan waktu pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang ini digunakan harga bahan dan upah menggunakan harga bahan dan upah tahun anggaran 2007 kab. Malang sebagai batasan. Dengan adanya permasalahan-permasalaha tersebut diharapkan dapat mengetahui biaya tambahan proyek akibat perubahan cara pengerjaan proyek, mengetahui besarnya biaya total proyek setelah terjadi perubahan cara pengerjaan proyek dan mengetahui waktu pelaksanaa akibat penggunaan cara pengerjaan proyek. Dari hasil laporan akhir ini diharapkan agar mengetahui cara melakukan percepatan, menghitung biaya setelah dilakukan percepatan, melakukan penjadwalan akibat percepatan. Dalam melaksanakan pembangunan harus sesuai dengan metode pelaksanaan agar dihasilkan mutu yang baik serta biaya yang ekonomis.


Tidak ada komentar: